Mengapa Ibu Menyusui Tidak Haid?

0
761

Mengapa Ibu Menyusui Tidak Haid?

Apakah anda mengalami terlambat datang bulan pada ibu menyusui? Jika anda mengalaminya, apakah anda mengetahui penyebabnya? Pada ibu menyusui, kelenjar hipofisis yang ada pada otak manusia akan menghasilkan suatu hormon yang bernama hormon laktasi karena adanya aktifitas menyusui. Hormon tersebut yang dapat mempengaruhi ovarium sehingga tidak terjadinya peluruhan dinding rahim yang nantinya keluar sebagai darah haid. Jangka waktu siklus haid yang menjadi lebih panjang ini akan dialami berbeda-beda pada setiap ibu yang menyusui. Ada yang mengalaminya beberapa bulan namun ada juga yang mengalaminya sampai beberapa tahun bergantung pada kondisi tubuh si ibu. Kebanyakan ibu yang memberi asi eksklusif pada anaknya memiliki siklus haid yang lebih lama daripada ibu yang memberikan susu botol. Biasanya masa datang bulan akan didapati kembali ketika sang ibu sudah tidak memberika asi eksklusif lagi pada sang buah hati.

Menurut penjelasan diatas, maka terlambat datang bulan pada ibu yang menyusui merupakan hal yang wajar terjadi pada setiap wanita. Jadi tidak perlu khawatir jika tiba-tiba anda tidak mendapati masa haid ketika masa menyusui karena hal tersebut tidak membahayakan bagi kesehatan anda. Pada umumnya, para ibu menyusui akan mengalami datang bulan dengan kuantitas darah yang jauh lebih sedikit daripada biasanya. Hal ini disebabkan karena kadar hormon pada tubuh si ibu yang masih belum stabil. Selain itu, hal ini juga menjadi pertanda bahwa sang ibu akan mendapati kembali periode datang bulannya karena sel telurnya sudah siap untuk dibuahi. Bagi anda yang belum ingin memiliki momongan kembali, ada baiknya untuk segera berkonsultasi pada bidan atau dokter mengenai penggunaan alat kontrasepsi yang cocok dengan anda dan pasangan anda.

Selain pada ibu menyusui, anda juga harus mengetahui jika terlambat datang bulan juga dapat terjadi karena faktor lain yang dapat mengganggu hormon dan siklus datang bulan seseorang. Banyak faktor lain yang dapat menyebabkan seseorang memiliki siklus haid yang lebih panjang. Kebanyakan faktor tersebut berhubungan dengan gaya hidup sang wanita, penyakit yang diderita dan penggunaan alat kontrasepsi hormonal. Gaya hidup seseorang akan mempengaruhi keseimbangan kadar hormon dalam tubuh, jika seorang wanita dapat menjalani pola hidup yang sehat maka siklus datang bulan yang didapati akan lebih teratur. Sebaliknya, jika seorang wanita jarang sekali melakukan olahraga yang rutin dan tidak memilih asupan makanan yang bernutrisi sehingga kebutuhan gizi dalam tubuhnya tidak terpenuhi maka akan mempengaruhi siklus haidnya dan berkemungkinan besar terjadinya terlambat datang bulan.

Menjauhi kebiasaan buruk seperti merokok dan minuman beralkohol juga diharuskan karena dapat mengganggu siklus haid dan tentunya dapat merusak organ tubuh. Konsumsi beberapa jenis obat dalam jangka waktu yang lama juga memiliki potensi terhadap terjadinya siklus datang bulan yang lebih panjang pada wanita. Faktor lainnya adalah penggunaan alat kontrasepsi hormonal seperti KB spiral, KB suntik dan pil KB juga memiliki pengaruh besar terhadap siklus datang bulan pada wanita. Alat kontrasepsi tersebut juga akan mempengaruhi keseimbangan kadar hormon yang diproduksi tubuh sehingga dapat mempengaruhi siklus datang bulan. Oleh sebab itu, jika anda berniat untuk menunda dalam memiliki momongan, sebaiknya anda mencoba untuk berkonsultasi terlebih dahulu pada bidan atau dokter spesialis kandungan agar dapat menemukan alat kontrasepsi untuk meminimalisir efek negatif yang dapat terjadi kedepannya.

Hubungi kami melaluiĀ 0878 3900 5566 untuk mendapatkan informasi lebih detail tentang obat terlambat datang bulan yang ampuh dan terbukti atasi masalah anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here