Tegar Hadapi Risiko Masalah Kehamilan dan Kelahiran Tidak Normal

0
76
Tegar Hadapi Risiko Masalah Kehamilan dan Kelahiran Tidak Normal
ilustrasi masalah kehamilan

Setiap calon ibu harus siap dan tegar hadapi risiko masalah kehamilan dan bahkan kelahiran tidak normal. Bagaimanapun kehamilan selalu menjadi pengalaman yang baru bagi setiap calon ibu, meskipun sudah beberapa kali melahirkan. Perasaan campur aduk adalah hal yang wajar dan manusiawi. Ada perasaan bangga dan bahagia ketika pertama kali mengetahui kehamilan. Namun, calon ibu kadang juga dihinggapi rasa takut pada saat kehamilan dan melahirkan, perempuan rawan mengalami gangguan kesehatan.

Pemerintah dengan program NAWACITA nya berusaha untuk menekan angka kematian ibu dan bayi melalui departemen kesehatan. Data kemenkes memperlihatkan angka kematian bayi pada januari-juni tahun  2017 sebanyak 10.294 kasus dan angka kematian ibu pada periode yang sama ada 1.712 kasus. Angka ini menunjukan penurunan dibandingkan tahun 2015 dan 2016.

Tips Calon Ibu Hamil Untuk Meminimalkan Risiko Masalah Kehamilan

Jika akan berencana untuk hamil, sebaiknya calon ibu mempersiapkan diri, misalnya mengetahui perubahan hormon, karena perubahan hormon bisa menyebabkan perubahan psikologis dan perilaku seperti mudah marah, ketakutan berlebihan atau sedih berkepanjangan. Selain itu, ibu hamil juga perlu menjaga asupan nutrisi, menghentikan kebiasaan buruk seperti minum alkohol dan merokok karena kondisi kesehatan yang tidak normal dan gaya hidup tidak sehat dapat menjadi pemicu terjadinya komplikasi selama kehamilan.

Jika faktor risiko dikontrol sejak dini, kemungkinan terjadinya komplikasi kehamilan dan kelainan pada saat lahir dapat diperkecil. Setiap dokter pasti menyarankan melakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Hal ini terutama disaranakan untuk ibu dalam fase golden age karena pada usia ini rentan terkena komplikasi bahkan berisiko tinggi terjadinya kematian.

Selain melakukan pemerikasaan rutin, calon Ibu perlu menjaga asupan gizi untuk menjaga pertumbuhan janin. Karena perkembangan calon buah hati telah dimulai sejak dalam kandungan. Kehidupan pada 1.000 hari pertama janin merupakan masa krusial yang menentukan kualitas tumbuh kembang anak. Seribu hari pertama kehidupan ini terdiri dari 270 hari selama kehamilan dan 730 hari pada 2 tahun pertama kehidupan. Pada masa dalam kandungan, telah terjadi pertumbuhan pada kepala dan tubuh janin, yaitu 50% kepala dan 50% tubuh.

Macam-macam Gangguan Masalah Kehamilan

Gangguan yang berkaitan dengan kehamilan dan kelahiran biasa dikenal dengan komplikasi kehamilan dan kelainan pada saat lahir. Contoh komplikasi kehamilan antara lain kehamilan luar kandungan (implantasi terjadi di luar rongga rahim), kematian janin atau kematian bayi, DIC atau Disseminated Intravascular Coagulation (Aktivasi berlebihan dari sistem pembekuan dan fibrinolitik mengakibatkan terjadinya thrombosis microvascular (pembekuan darah) yang luas).

Sedangkan penyakit kelainan pada saat lahir misalnya sindroma down (ditandai dengan gangguan pertumbuhan fisik dan mental), spina bifida (penutupan yang tidak sempurna dari ruas tulang lebakang akibat adanya cacat saluran sumsum tulang belakang), tetralogy dari fallot (penyakit jantung bawaan), dan perpindahan posisi pembuluh dasar besar (Kelainan jantung bawaan; pertukaran posisi (transposisi) dari aorta dan pembuluh nadi paru (arteri pulmonal)).

Kondisi Tak Terduga Adalah Masalah Finansial

Jika kehamilan ibu bermasalah sehingga memerlukan penanganan persalinan khusus yang membutuhkan biaya tambahan, hal ini bisa menjadi masalah besar dan berpotensi menimbulkan stres pada ibu dan keluarga. Padahal stres pada ibu hamil dapat memicu terjadinya keguguran, kematian janin, dan kelahiran bayi prematur atau bahkan kematian pada ibu saat melahirkan.

Menyadari tingginya risiko yang dapat terjadi pada ibu hamil, dr. Yosef menyarankan agar keluarga melalukan persiapan fisik, rutin memeriksakan diri ke dokter, dan memiliki asuransi khusus perempuan yang memberikan perlindungan jika terjadi risiko komplikasi kehamilan dan kelainan janin.

Saat ini biaya persalinan normal di bidan, diprediksi membutuhkan dana rata-rata sekitar Rp 3 juta. Belum lagi bila harus melahirkan melalui proses operasi caesar dan jika terjadi risiko komplikasi kehamilan akan memerlukan biaya yang tinggi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here